Mengkaji Sabung Ayam di Bali Karya Clifford Geertz- Sebuah Pendekatan Hermeneutik
Sabung Ayam dalam Tafsir Kebudayaan Sabung-Ayam adalah kebudayaan yang telah menjadi bagian hidup masyarakat Bali. Bahkan dilihat dari pulaunya, Bali sendiri bentuknya seperti seekor jago kecil, yang angkuh, tenang, berleher panjang, berpunggung rapi, dan berekor tegak. Pada kenyataannya Sabung-Ayam yang dipandang oleh kalangan Elite sebagai kegiatan yang cenderung memboroskan waktu, membuang-buang uang, non-produktif, adalah sebagai tidak sah. Yang walaupun demikian, sabung-ayam tetap menjadi agenda favorit masyarakat Bali secara umum. Masyarakat Bali yang dalam realitasnya rela untuk menghabiskan sebagian besar waktu, tenaga dan bahkan uang demi mengurus ayam jago mereka. Berbagai hal dilakukan demi kecintaan terhadap ayam-sabungan. Ayam yang ada diberi makan dengan makanan yang bahkan lebih daripada si pemilik. Yang dari adanya kegiatan sabung-ayam ini dapat menjadi suatu makna simbolik tersendiri dalam memahami dan menginterpretasi kebudayaan masyarakat Bali. Kecintaan masyara...
Komentar
Posting Komentar